Wednesday, May 9, 2012

Mengenal Aplikasi Open Office

Open Office adalah paket aplikasi perkantoran multiplatform dan dapat digunakan diberbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, dan Macintosh. Open Office ini merupakan aplikasi seperti Microsoft Office, bedanya Open Office bersifat open source dan bisa didapatkan secara gratis.

Menurut website resminya, openoffice.org, Open Office telah digunakan lebih dari 100 juta pengguna di dunia baik dari kalangan akademisi, perusahaan, perkantoran, rumah, maupun kalangan peneliti.


Fitur yang dimiliki Open Office:

  • Open Office memiliki komponen word processor (pengolah kata), spreadsheet (lembar kerja), presentasi, drawing (gambar), database (basis data).

  • Mendukung Mendukung format dokumen ODF (Open Document Format), sebagai format dokumen Paket aplikasi perkantoran yang open source. misalnya file berekstensi .odt

  • Dapat menyimpan dan membuka file dari format Microsoft Office.

  • Menyimpan file dalam format pdf

Pembuatan Open Office awalnya diciptakan oleh perusahan Star Division pada tahun 1990, kemudian  diakuisisi oleh Sun Microsystems pada tahun 1999 dan kemudian Oracle Corporation pada tahun 2010, setelah itu dipertengahan tahun 2011 diserahkan ke Apache Software Foundation.

Pada tanggal 8 Mei 2012, Open Office merilis versi terbarunya yaitu OpenOffice 3.4. Untuk mendapatkkannya silahkan didownload secara gratis di http://www.openoffice.org/download/

Kalau Anda menggunakan Distro Ubuntu biasanya Open Office sudah otomatis terinstall. Sehingga sudah bisa langsung digunakan.

6 comments

hem, info yang menarik, saya pernah coba, lumayan nyaman dipakai ni software
makasih telah berbagi, :D

terima kasih atas kunjungannya.. dengan software ini bisa mengurangi pembajakan.. hehehe

yups, bener banget.. karna harga MS office tu mahal, dengan ini bisa hemat dan legal di gunakan,
kebetulan saya dulu pernah bahas di blog ( http://twicius.web.id/openoffice-alternatif-ms-office )

apalagi kalau digunakan pada OS yang opensource juga..tambah hemat lagi :)

sekarang harus mulai memakai yang open source. galakkan open source. hehehhe

betul Mas Widhi, Go Open Source...


EmoticonEmoticon